Tidak Mau Lapor Polisi, Manajer ini Malah Menawari Pencuri Sebuah Pekerjaan

Posted on 2016-04-01 11:27





Pencuri di sebuah supermarket di Malaysia mendapat ganjaran yang tidak disangka-sangka. Manajer di supermarket tersebut menawarinya pekerjaan.

Pencuri ini adalah seorang pria beranak tiga. Ia tertangkap saat mencuri di Pasar Raya Tesco, pada Rabu dua pekan lalu.

Dilansir MStar, pria berusia 31 tahun lalu yang tidak disebutkan namanya ini mencuri barang senilai RM27 (sekitar Rp 89 ribu). Alasannya karena anak-anaknya dalam keadaan kelaparan. Sedangkan dia tak punya uang.

"Saya terpaksa berhenti kerja sebagai pekerja kontrak selepas isteri saya koma akibat komplikasi ketika melahirkan anak minggu lepas. Dia masih dirawat di hospital Bukit Mertajam," kata pria itu seperti dikutip MStar.

Keluarganya berasal dari Kuala Nerang, Kedah.

Pada hari itu ia berjalan ke rumah saudara setelah mengunjungi istri di rumah sakit bersama putranya yang berusia dua tahun.

Di tengah perjalanan mereka melewati kawasan hypermarket Tesco. Anaknya sudah lelah dan lapar. Pria itu pun lalu masuk dan mengambil pear, apel dan beberapa botol minuman. Saat berjalan ke luar, dia ditangkap.

Manajer toko, Radzuan Ma'asan mendekati pencuri tersebut dengan cara berbeda.

Ia tidak melaporkannya ke polisi. Sebaliknya memberi nasehat kepadanya supaya tidak mencuri. Bahkan manajer tersebut menawarkan pekerjaan.

"Keadaan lelaki itu benar-benar menyentuh hati kami. Kami melawat rumah saudaranya itu. Ia begitu kosong dan susah," katanya pada Isnin.

Radzuan kemudian meminta stafnya untuk menjenguk istri pencuri tersebut. Istri pria itu sudah sadar dari koma, tapi bayinya gagal diselamatkan.

Radzuan mengatakan belum membuat keputusan mengenai jenis pekerjaan yang akan ditawarkan pada pria tersebut.

Menurut sang manajer, dia trenyuh saat mendapatkan pengakuan dari pria yang mencuri buah-buahan karena anaknya lapar.

Kebanyakan pencuri biasanya punya alasan atas perbuatannya. Namun pria itu memang dalam keadaan susah.

Ia juga kesulitan untuk bekerja karena harus menjaga tiga anak yang berusia antara dua hingga tujuh tahun saat istrinya terbaring di rumah sakit.

"Jadi, kami mengambil keputusan untuk tidak membuat laporan polis kerana ini adalah kes kemiskinan yang melampau," kata Radzuan dikutip dari MStar.

Ia menambahkan, prioritas lain mereka saat ini adalah memastikan putra dari pria tersebut yang sudah berusia tujuh tahun bisa sekolah.

Radzuan juga menyerahkan uang tunai pada pria itu untuk biaya belanja sehari-hari.

Sementara itu pria itu mengatakan sangat bersyukur karena diberi peluang kedua untuk bekerja serta tidak diserahkan kepada polisi.











Artikel Menarik Lainnya

Posted on 2015-11-06 12:53
Posted on 2015-11-11 16:58